Era of IT Analytic

Introduction

Year 2012 is predicted to become the year of analytics. Most corporate already install analytic or business intelligence system to support their business. Big corporation start to realize that analytic can support and save their spending on human experts and efforts. Many aspects on our modern society will depend on this technology on near future.


Why?

    Just Imagine, how to analyze the pattern found on a gene illness. Traditionally, researchers look the data one by one. Semi modern researcher use tools like Microsoft Excel or maybe Mat Lab to analyze the data further. But nowadays technology enable computer to find the pattern by itself. This technology is called as data mining and its derivation on business called business intelligence / analytic.


Where?

It has been taking place all over the world. Accenture, Cap Gemini, IBM, and Microsoft frequently report about their success in implementing Business Intelligence (interchangeably with analytic and data mining) all over the world. It is the new hype of information technology on hand for current organization.


Closing

As analytic is going to become a mundane tools for organization to thrive, it is a good time to try to use analytic for our own good. The simplest on is used on blog to track how many people came, the more complex one used on Facebook analytic. Many aspect of our modern technology has used this technology, nowadays. Happy try, learn, and get the essence of analytic software then! 🙂

Advertisement

Dynamic School, Solusi Pembelajaran Masa Depan Indonesia

Kebetulan kemarin ini baru saja ikut kuliah mengenai inteligensia buatan. Ternyata inteligensia buatan itu benar-benar konsep yang asik yah. Sederhana, tapi bisa mengubah dunia dengan signifikan. Mengubah cara pandang konvensional mengenai pemrosesan data dan informasi. Dan yang lebih pentingnya, bisa diterapkan ke berbagai bidang.

Nah, kebetulan baca lomba blogging Technocorner 2011 tentang ide cyber education Indonesia di masa depan kelak. Pertama-tama aku cari tahu apa itu cyber-education, dan ternyata pengertiannya sendiri belum presisi, kesimpulannya adalah pendidikan yang dibantu oleh bantuan sistem komputer. Suddenly, aku terpikir mengenai relevensi data mining kedalam sistem pendidikan Indonesia. Well, sebenarnya pertanyaannya sederhana sih, “Mungkinkah skema agen pintar diimplementasikan di dalam area pendidikan ? ” Dan jawaban dari pemikiran tersebut akhirnya membawaku ke sebuah konsep pemikiran menarik yang aku beri nama Dynamic School.

Jadi, di dynamic school ini, pelajaran dibagi kedalam kursus-kursus. Persis seperti kalau kita kursus komputer atau memasak, kita bisa memilih kursus apa yang kita inginkan. Dasar pemikirannya adalah karena tiap orang memiliki potensi yang berbeda-beda, sehingga porsi pendidikannya juga harus berbeda dong. Mungkin jadi mirip sistem di kuliah ya 🙂 Nah, yang jadi masalah adalah bagaimana menentukan paket kurikulum yang tepat untuk tiap individu, karena anak kecil, biasanya belum bisa menentukan potensinya secara presisi, sedangkan kapabilitas dirinya paling dikenali oleh dirinya sendiri tentunya. Disinilah peran teknologi, menjembatani kontradiksi ini. Jadi, pada mulanya di tingkat awal perkembangan, anak-anak disuguhi oleh berbagai pelajaran yang beragam, seperti pola TK-SD sekarang ini. Nah, hasil nilai pada beberapa tingkat awal ini, menjadi data mentah yang diproses oleh agen data mining. Hasil keluaran agen berupa pelajaran apa saja yang baik diambil oleh si anak kelak. Dan skema ini akan terus berulang hingga ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi kelak.

Dengan penggunaan teknologi yang tepat, skema ini memungkinkan kita untuk memberi pendidikan yang tepat untuk tiap pribadi, dan dengan demikian membawa kita ke pendidikan yang efektif. Dengan pendidikan yang baik-lah, Indonesia di masa depan dapat tumbuh menjadi Indonesia yang maju dan bersahaja.